Biro Jodoh Islami

Posted by BIRO JODOH on Minggu, 16 Desember 2012

Biro Jodoh Islami
Biro Jodoh Islami, Kontak jodoh untuk muslim dan muslimah yang sedang mencari jodoh muslim, jika anda  sudah menemukan jodoh anda di biro jodoh maka jadilah pasangan yang saling nasehat menasehati. 
tak sedikit pasangan yang musti menemui orang yang dituakan hanya untuk mendapatkan nasehat. Bahkan banyaknya problem dalam rumah tangga seringkali berawal dari ketidakmauan pihak untuk mendengarkan nasehat-nasehat bijak dari pasangannya. Mereka lebih suka mendengar nasehat dari pihak luar yang tidak jarang menjadi pemicu dalam badai rumah tangga. Maka, upaya saling menasehati dan saling mendengarkan keluh-kesah masing-masing pasangan adalah hal yang ha-rus terus diupayakan.

Saling Memberi Respon

Sebelum proses saling menasehati, ada hal yang harus dijaga oleh masing-masing pasangan, yaitu men-jaga intensitas komunikasi. Dan hal utama dalam proses komunikasi adalah adanya respon dan saling penger-tian kedua belah pihak.

Banyak kasus ditemukan, ketika masa awal pernikahan semua hal te-rasa indah. Segala sesuatu direspon dengan cepat dan komunikasi berja-lan sangat indah. Bahkan, beragam kesalahan dan kekurangan pasangan tidak menjadi soal. Semuanya berja-lan normal dan saling memaklumi serta memiliki toleransi yang tinggi. Namun, ketika pernikahan sudah ber-jalan agak lama, proses komunikasi sudah mulai mengendor. Semua yang serba indah dan toleran menjadi sedikit bergeser. Dulu yang mudah memaklumi kesalahan, sekarang mulai menyalahkan dan menjadi problem serius.

Nah, kenapa hal itu begitu mudah berganti? Tentu dibutuhkan re-fleksi diri. Mengingat kembali masa-masa indah di awal menikah. Bagai-mana masing-masing pihak berupaya mengembalikan semangat saling pe-ngertian, respon dan toleran yang dulu begitu mudah, namun sekarang mulai sulit ditemukan.

Bila menengok ke negeri tetang-ga, Singapura misalnya, sebuah negeri yang masyarakatnya lebih plural dan lebih modern, menurut hasil survey, angka perceraiam Muslim sepanjang lima tahun (1998-2003), menyebut-kan salah satu bibit yang subur menjadi pemicu keretakan rumah tangga adalah menurunnya sikap saling me-respon dan kurangnya memberi per-hatian di antara masing-masing pasangan. Dan kunci yang mampu membuka kebekuan respon dan komunikasi ini adalah adanya sikap saling menasehati dan mau menerima nasehat dengan ikhlas. Dari sinilah pentingnya nasehat.

Islam sangat menganjurkan agar penganutnya saling nasehat-menasehati dalam kesempatan apapun. Ra-sulullah saw. dalam sebuah sabdanya menyebutkan bahwa agama itu nasehat. Bahkan, firman Allah dalam surat al-'Ashr menyebutkan faktor yang membuat manusia merugi. Mereka yang terhindar dari kerugian adalah orang yang beriman, beramal sha-lih dan mereka yang saling menasehati dalam kebaikan dan menasehati dalam kesabaran.

Dunia rumah tangga bukan se-kedar tempat berkumpul dan menye-mai hidup antara suami dan istri, namun lebih jauh ia menjadi sarana pembelajaran dan pendalaman nilai-nilai luhur Islam. Maka perlu saling memahami prilaku antar pasangan dan menyelami berbagai perubahan yang sering terjadi dalam rumah tangga, termasuk kekurangan dan kesalahan pasangan. Laksana sebuah cer-min yang memantulkan bayangan sa-ma, kehidupan suami istri selayaknya saling memberi respon. Semuanya di-lakukan dengan ikhlas, tepat sasaran dan dibalut dengan cinta kasih, sebab mereka berdua sama-sama memiliki keinginan meraih kebaikan.

Blog, Updated at: 12/16/2012

1 komentar:

  1. saya surabaya asli... berniat mencari c.istri...saya kerja di kontraktor BUMN,,, klo ukhti berkenan add pin saya 3145d698/085645006668...mungkin qt bisa ta'arruf dan belajar menapaki tasawuf kehidupan bareng2...

    salam
    sangkan paraning dumadi

    BalasHapus