Kisah Romantis Seputar Jodoh

Posted by BIRO JODOH on Kamis, 08 Januari 2015

Kisah Romantis Seputar Jodoh
Kisah Romantis Seputar Jodoh
Tak semua orang memang merasakan pahit manisnya cinta. Ada yang di usianya yang sudah terbilang sangat matang tapi belum di pertemukan dengan belahan jiwanya. Mungkin anda bertanya- tanya apakah dia tidak pacaran sewaktu mudanya? Perlu anda ketahui bahwa tidak semua orang melegalkan pacaran sebagai konsumsi sehari- hari yang seolah bernilai wajib layaknya minum obat, 3x sehari.

Berikut beberapa kisah romantis seputar pertemuan seseorang pencari cinta sejati dengan jodohnya.

Pertemuan awal
Berbeda- beda setiap pasangan, begitu pula ceritanya juga akan berbeda. Pertemuan awal yang menjadi tonggak awal dari asmara setiap orang juga sangat menarik untuk di bahas dalam pertemuan ibu- ibu arisan atau saat reuni misalnya. Karena terkesan lucu dan so sweet, perbedaan itulah yang menjadikan banyak warna dalam kata cinta.

Jika anda tidak percaya, coba saja anda bertanya pada orang yang berbeda. Misalnya pada orang tua, wanita, pria dan bahkan anak- anak mengenai pendapat mereka tentang cinta. Pasti anda akan mendapatkan jawaban yang berbeda pula.

Berawal dari benci
Pasti anda sudah sangat kental dengan perkataan “cinta tom and jerry”, atau mungkin “benci bilang cinta”. Dan lain sebagainya.
Nah, kita akan mengupas satu per satu arti dari kalimat tersebut.
Yang pertama, “ cinta tom and jerry”. Mendengar kata itu akan membuat anda semakin bingung. Mengapa tidak??? Jelas- jelas tom itu kucing dan jerry yang berarti tikus tidak pernah akur dalam kehidupan  sehari- harinya. Bagaimana bisa di katakan cinta?

Tenang sob,,,,duduk dulu, rileks dan lanjutkan membaca. Jangan terlalu spaneng nanti cepat tua.
Maksudnya itu kisah percintaan atau jalinan asmara seseorang yang di bumbui pertengkaran, keributan dan bahkan kejar- kejaran setiap harinya layaknya cerita tom and jerry. Sudah paham kan,,,,,
Sekarang beralih ke “beci bilang cinta”. Kok bisa??? Berarti mulutnya dua dong?%%
Lagi- lagi anda salah paham. Apakah pernah anda menemukan orang dengan dua mulut? Adanya dua bibir. Kalau mulut ya tetap satu. Bahkan satu saja sudah di katakan crewet apalagi dua? Bisa jadi mengguncang dunia.

Kisah yang seperti itu akan terjadi bila anda mengenal seseorang untuk yang pertama kalinya. Dan kesan anda terhadap orang tersebut buruk sekali. Bahkan anda sangat menbencinya. Dan parahnya anda sampai berjanji dan bersumpah tidak mau dekat dengannya apalagi berjodoh dengannya. Tetapi, lambat laun anda mulai mengkhawatirkannya, merindukannya, mencarinya dan bahkan anda mulai membuka hati anda untuknya. Itu yang di katakan sebagai “benci bilang cinta”.

Malu tapi mau
Apalagi itu??? “malu tapi mau”. Haduh,,,jadi malu- maluin dong ya...
Berikut gambarannya....
Anda mencintai seseorang tapi malu mengatakannya. Jika anda bertemu dengannya anda berlari menjauh bukan karena perasaan benci tapi karena anda tak sanggup menyembunyikan cinta anda kepadanya. Dan pada akhirnya dia menjauh karena merasa bahwa anda tidak menyukai nya. Di saat genting seperti itu, anda memohon kepadanya untuk tetap tinggal. Untuk tetap bersama anda, menemani sisa akhir hidup anda. gara- gara malu tapi anda malu malah jadi malu- maluin deh.

Sok cuek
Karena gak mau di cap malu- maluin, anda berlagak sok cuek, sok gak kenal dan acuh tak acuh terhadapnya. Padahal dalam hati anda yang terniang hanyalah nama darinya dan anda sangat berharap agar dia kembali pada anda.

Menyimpan dalam hati
Ada yang malu tapi mau sehingga malu—maluin yang bisa di katakan sebagai (pura- pura malu) ada juga yang benar- benar malu. Bhakan ada yang menyimpan perasaan hingga bertahun- tahun dan rela tersakiti melihat orang yang di cintainya bersama orang lain.
Sedih juga, jika anda dalam posisi yang sedemikian hingga. Apa yang akan anda lakukan?
Tanyakan pada diri anda dan teruslah membaca!
semoga bermanfaat.

Blog, Updated at: 1/08/2015

0 komentar:

Poskan Komentar