Rahasia Keluarga Bahagia, Keluarga Samawa

Posted by BIRO JODOH on Rabu, 11 Maret 2015

Untuk anda yang sudah berkeluarga, yang sudah lama menikah, yang baru saja menggelar akad, baru mengikat janji suci bersama. Mengucapkan ikrar untuk saling setia dan menjaga satu sama lain. Haduh,,,romantisnya

Bagaimana kira- kira cara untuk mewujudkan keluarga sakinah mawaddah wa rahmah itu?



Untuk mewujudkan keluarga sakinah mawaddah wa rahmah perlu melalui proses yang panjang dan pengorbanan yang besar, di antaranya:

1. Pilih pasangan yang shaleh atau shalehah yang taat menjalankan perintah Allah dan sunnah Rasulullah.

2. Pilihlah pasangan dengan mengutamakan keimanan dan ketaqwaannya

3. Pilihlah pasangan keturunan keluarga yang terjaga kehormatan dan nasabnya.

4. Niatkan saat menikah untuk beribadah kepada Allah Swt dan untuk menghidari hubungan yang dilarang Allah Swt.

5. Suami berusaha menjalankan kewajibannya sebagai seorang suami. Seperti memberi nafkah, memberi keamanan, memberikan didikan islami pada anak istrinya, memberikan sandang pangan, papan yang halal, menjadi pemimpin keluarga yang mampu mengajak anggota keluaganya menuju ridla Allah dan surga -Nya serta dapat menyelamatkan anggota keluarganya dari siksa api neraka.

6. Istri berusaha menjalankan kewajibannya sebagai istri dengan dorongan ibadah dan berharap ridha Allah semata. Seperti mendidik putra-putrinya tentang agama islam dan ilmu pengetahuan, mendidik mereka dengan akhlak yang mulia, menjaga kehormatan keluarga, memelihara harta suaminya, dan membahagiakan suaminya.

7. Suami istri saling mengenali kekurangan dan kelebihan pasangannya, saling menghargai, merasa saling membutuhkan dan melengkapi, menghormati, mencintai, saling mempercayai kesetiaan masing-masing, saling keterbukaan dengan merajut komunikasi yang intens.

8. Berkomitmen menempuh perjalanan rumah tangga untuk selalu bersama dalam mengarungi badai dan gelombang kehidupan.

9. Suami mengajak anak dan istrinya untuk shalat berjamaah atau ibadah bersama-sama,

10.Suami istri selalu meomoh kepada Allah agar diberikan keluarga yang sakinah mawaddah wa rohmah.

11. Suami secara berkala mengajak istri dan anaknya melakukan instropeksi diri untuk melakukan perbaikan dimasa yang akan datang. Misalkan, suami istri, dan anak-anaknya saling meminta maaf pada anggota keluarga itu pada setiap hari kamis malam jum’at. Tujuannya hubungan masing-masing keluarga menjadi harmonis, terbuka, tanpa beban kesalahan pada pasangannnya, dan untuk menjaga kesetiaan masing-masing anggota keluarga.

12. Saat menghadapi musibah dan kesusahan, selalu mengadakan musyawarah keluarga. Dan ketika terjadi perselisihan, maka anggota keluarga cepat-cepat menyelesaikannya dengan pikiran dingin.

Semoga menginspirasi kehidupan rumah tangga anda. Aamiin.....

Blog, Updated at: 3/11/2015

0 komentar:

Poskan Komentar