Memilih Yang Ideal Untuk Menikah.

Posted by BIRO JODOH on Selasa, 07 April 2015

Beberapa orang terkadang salah mengartikan kata ideal dalam kehidupan ini. Ada yang menyangkut pautkannya dengan kekayaan, ketenaran, dan pangkat. Padahal ideal itu relatif. Tergantung siapa yang melihat. Tidak semua orang memandang ideal itu hal yang tampak oleh mata. Karena sesungguhnya ideal itu yang bisa di lihat oleh mata hati.

‘‘Suami yang saya dambakan adalah yang bertanggung jawab pada keluarga, giat berdakwah dan rajin beribadah, cerdas serta pengertian, penyayang, humoris, mapan dan juga tampan...!!!”

Itu mungkin suami dambaan Anda duhai Ukhti. Tapi jangan marah bila saya katakan bahwa seandainya kriteria itu adalah harga mati yang tak tertawar, maka yang ukhti butuhkan bukanlah seorang ikhwan, melainkan kitab pembinaan.

Kenyataannya tidak ada satupun lelaki didunia ini yang bisa memenuhi semua keinginan kita. Ada yang mapan tapi kurang rupawan, ada yang rajin beribadah tapi kurang mapan, ada yang giat dakwah tapi selalu merasa benar sendiri, dsb.

Ini bukan berarti kita tidak boleh memiliki kriteria bagi calon suami atau istri kita, lantas membuat kita mengubah prinsip menjadi ‘‘yang penting akhwat” atau “yang penting ikhwan...!!!”

Tapi realistislah, setiap menusia punya kekurangan sekaligus kelebihan. Mereka yang menikah adalah orang yang berani menerima kekurangan pasangannya, bukan orang yang sempurna.

Tapi berpikir realistis terhadap orang yang akan melamar kita, atau yang akan kita lamar, adalah kesempurnaan.

Maka doa kita kepada Allah SWT bukanlah : ”Berikanlah padaku pasangan yang sempurna...!!!”

Tetapi : “Ya Allah, karuniakanlah padaku pasangan yang baik bagi agamaku dan duniaku... Aamiin...
Aminkan do’a ini agar kelak anda juga mendapatkan orang yang baik di dunia maupun akhirat anda. yang dapat menuntun anda menuju surganya.

Jangan sampai anda mendapat pasangan yang malah akan menjerumuskan anda pada jurang kemurkaan, pada neraka. Tempat yang paling tidak diinginkan oleh semua orang yang beriman. Oleh sebab itu, jangan pernah anda salah dalam memilih pasangan. Pilihlah yang benar- benar dapat menjadikan anda lebih baik.

Semoga bermanfaat.

Blog, Updated at: 4/07/2015

0 komentar:

Posting Komentar